Header Ads

Young Lex "Office Boy"

Musik Hip-Hop atau Rap kini kembali diminati oleh masyarakat di tanah air. Banyaknya Rapper muda bermunculan menarik kembali perhatian pencinta musik Indonesia. Salah satu sosok yang mencuat belakangan ini dan tengah berkontribusi terhadap perkembangan hip hop Indonesia adalah YOUNG LEX.

Pemilik nama asli Samuel Alexander Pieter ini, sebenarnya sudah cukup lama berkecimpung di industri musik tanah air. Namanya mulai dikenal pencinta musik hip hop Indonesia setelah lagu-lagunya seperti "O Aja Ya Kan", "Super Swag", "Single Woles", "Ini Gaya Gue", “BPJS” dikenal luas lewat jalur independen dan media sosial. Young Lex juga dikenal sebagai salah satu Youtuber Indonesia yang paling berhasil menyedot jumlah penonton hingga puluhan juta viewers.

Pencapaian Young Lex di dunia maya membuat namanya makin dikenal masyarakat luas dan kemudian bergabung dengan label rekaman Trinity Optima Production. Bersama Trinity, Young Lex merilis ulang lagunya yang bejudul “O Aja Ya Kan” dan berkolaborasi bersama Kemal dan TJ. Setelah itu, nama Young Lex semakin bersinar setelah sukses merilis single “Slow” yang dibawakannya bersama Gamaliel.

Karier Young Lex di industri musik Indonesia pun mencetak prestasi dengan masuk dalam jajaran nominator Kategori Karya Produksi Rap/HipHop Terbaik di ajang penghargaan Anugerah Musik Indonesia 2016 (AMI Awards 2016) untuk lagu “O Aja Ya Kan” dan tampil di ajang musik internasionalThe 11th Annual Music Matters Festival, Singapore 2016. Pada 22 Oktober 2016 lalu, Young Lex bahkan tampil memeriahkan ajang Youtube Fan Fest 2016 untuk kedua kalinya dan mendapat sambutan yang sangat meriah. Young Lex juga menjadi Nominator di ajang Indonesian Social Media Award (ISMA) 2016 yang akan ditayangkan SCTV pada 1 November 2016 mendatang untuk kategori "Video Maker Youtube 2K16".

Lagu-lagu karya Young Lex memang dikenal memiliki tema yang sangat dekat dengan kehidupan anak muda. Beberapa lagu bahkan dibuatnya berdasarkan pengalaman hidupnya. Seperti pada single terbarunya yang berjudul “Office Boy”, Young Lex bercerita tentang kisah hidupnya yang pernah bekerja menjadi seorangOffice Boy. “Lagu ini tentang kisah hidup saya waktu saya bekerja jadi Office Boy. Melalui lagu ini saya pengen kasih tahu bahwa semua orang yang memulai hidup dari bawah itu, jika kita mau bekerja keras suatu saat kita bisa sampai diatas juga”, jelas Young Lex tentang lagunya ini.

Lagu yang ber-genre Hip-hop ini diciptakan langsung oleh Young Lex dan diaransemen secara musik oleh Mo Carisma. Untuk musik di lagu ini, Young Lex juga dibantu oleh Tatsuro Miller, seorang Music Producer asal Malaysia. Untuk urusan lirik, Young Lex rupanya termasuk orang yang jenius. Ia selalu serius dalam memikirkan peluru-peluru yang akan ditaruh di dalam lagu-lagunya. Penggunaan kata demi kata yang catchy pada lirik lagu menjadi kekuatan Young Lex. “Lagu ini sebenarnya tercipta waktu saya mau melakukan interview di salah satu media. Saya waktu itu kepikiran satu nada dan lirik yang pada bagian chorusnya yaitu ‘Lulus SMA jadi Office Boy, tapi sekarang punya Office, boy‘.  Jadi dari 2 kalimat itu lalu saya kembangkan jadi 1 lagu”, ucap Young Lex.

Melalui karya-karyanya, Young Lex ingin musik Hip-Hop/Rap Indonesia berkembang ke arah yang lebih baik lagi. Musik Hip-Hop/Rap Indonesia tidak lagi dipandang sebagai genre yang hanya sesaat disukai orang tapi bisa menjadi pilihan genre musik yang menyalurkan ekspresi kaum muda. “Sebenarnya lagu-lagu saya diciptakan untuk memotivasi orang-orang untuk melakukan hal positif, namun hal tersebut mungkin belum diketahui oleh banyak orang. Makanya saya perlustand-out lagi, lebih menunjukkan diri saya yang sebenarnya, yang ditunjukkan dengan bagaimana saya menyampaikan pesan dari lagu-lagu saya. Oleh karena itu, dengan lagu ini saya bisa berbagi kisah hidup saya dan menunjukkan bahwa di hidup ini ga ada yang mustahil buat orang-orang yang punya mimpi dan ingin membangun mimpinya dengan serius. Semoga lagu ini bisa diterima oleh para penikmat Hip-Hop dan masyarakat luas”, tutup Young Lex.
Radio Maya Indonesia 2015 - . Theme images by enjoynz. Powered by Blogger.