Header Ads

Nikmat Mu, Pesan Tiffany Tanpa Menggurui

radiomayaID.com - Lagu ini ia ciptakan lima tahun silam. Selepas remaja, sang dara kembali mengibarkannya.

Bertahun silam, nada-nada indah itu merasuki alam pikiran seorang anak bernama Tiffany Kenanga. Ia kemudian merangkainya dengan jalinan aksara tentang kuasa Allah yang tiada berbatas.

Tiffany Kenanga merajut temali karyanya dengan begitu indah 5 tahun silam. Selepas berjalannya waktu, Tiffany Kenanga kembali membungkus lagunya untuk didendangkan ulang dan tentunya mendapat sentuhan aransemen di sana-sini yang menambah syahdu lagu religi bertajuk Nikmat_MU ini.

Karya Tiffany Kenanga ini, serasa mengajak menjelajah ruang dan waktu, di mana Allah telah menjadikan dunia dan isinya serta memberi penghidupan pada manusia sebagai penghuni bumi. Dan, Tiffany Kenanga membidiknya dalam ungkapan rasa syukur atas semua nikmat yang telah diberikan Allah pada dirinya dan semua manusia.

Seperti termuat dalam lirik awal di mana aroma orkestra bertaut menambah syahdu karyanya.

Hari ini kuhirup udara MU lagi
Kau limpahkan berkah serta rizki MU kembali 
Nikmat manakah lagi yang harus kuingkari

Sejak menit pertama lagu ini berkumandang, pesan yang disampaikan sudat tergurat dan kental akan sebuah pemahaman religius tentang Allah. Tiffany Kenanga kemudian menegaskan pesannya tanpa menggurui di bagian reffrain.

Ya Allah taburi aku dengan iman dan lembut sabda MU
Ya Allah tempalah kami dengan firman dan perintah MU 

Peran Alam Urbach sebagai arranger tak bisa dipungkiri ikut memberi bobot dan paradigma baru dalam lagu religi. Tersaji nuansa pop yang menawarkan kelembutan di telinga pendengar musik. Petikan gitar ala Flamenco di lagu ini menjadi pembeda yang paling kentara. Nuansa Spanyol adalah penegasnya, di mana dalam jalinan sejarah, Cordoba sebuah wilayah di Spanyol pernah menjadi tempat peradaban Islam di zamannya.

Maka tepat adanya jika nuansa Cordoba itu masuk di lagu ini, lewat petikan gitar yang menambah nilai spiritualitas lagu ini.

Sambut Ramadan 
Momentum bulan suci Ramadan memang menjadi magnet hadir kembalinya lagu ini. Setelah sebelumnya Tiffany Kenanga sukses membawakan lagu Jangan Bersedih maka kini ia memilih hadir dengan tembang religi.

Sekadar membalik kisah, lagu Jangan Bersedih melejit di pasaran dan ditonton lebih dari 6 juta orang di kanal YouTube. Karya Fredy tersebut membawa Tiffany Kenanga merenangi danau kesuksesan. Namanya makin dikenal, kala Tiffany Kenanga berjalan di trek bisnis busana muslim bernama Tiffany Kenanga Hijab.

Trek religi belakangan menjadikan Tiffany Kenanga bagai cermin remaja. Di mana, tampil sopan di usia remaja yang mulai langka di muka publik, coba ia kembalikan ke jalur semula. Bahwa remaja tidaklah identik dengan dandanan ala Barat yang serba terbuka dan mengundang tafsir minor di beberapa kalangan.

Maka di jelang ramadan ini, Tiffany Kenanga memilih hadir dengan segala aroma kesantunan lewat karyanya Nikmat_MU. Ia juga kembali menggandeng partner kerjanya lima tahun silam, untuk kembali menata musiknya.

Awalnya aku nulis ini karena waktu ini menjelang Ramadan tahun 2012 lalu, dan pengen nulis lagu religi karena momennya pas. Karena kalau dipikir-pikir Ramadan adalah bulan di mana kita harus banyak bersyukur,  kata Tiffany.

Lalu, ia pun menemukan jawabannya yang akan dijadikan sebagai bumbu utama dalam lagunya. Aku akhirnya mikir ayat yang berhubungan dengan rasa syukur. Akhirnya ketemu surah Ar-Rahman yang berbunyi "Fabiayyi 'aalaa'i Rabbikumaa Tukadzdzibaan" yang artinya "Maka nikmat Tuhanmu mana lagi yang engkau dustakan?" yang disebut 31 kali dalam surat itu. Maka aku jadiin ayat itu salah satu lirik yang aku sedikit ubah jadi "Nikmat manakah lagi yang harus kuingkari?" tutupnya.

Begitulah Tiffany Kenanga, sebuah potret sederhana dari seorang remaja di bumi Indonesia. Ia coba hadirkan karya sendiri dan memberi pesan tanpa menggurui lewat nada dan pesan yang di dalamnya.

Mendengarkan lagu ini bagai menafsir diri sendiri dengan segala kekurangannya. Dan, Tiffany Kenanga begitu halus menyentuhnya hingga tak terasa pesan di lagunya akan menancap kuat di relung hati juga bersemayam manis di telinga penikmat musik Indonesia.
Radio Maya Indonesia 2015 - . Theme images by enjoynz. Powered by Blogger.