Header Ads

"Bidadari Tak Bersayap" Sukses kedua Anji setelah "Dia"

radiomayaID - Tiada mudah mengungkapkan isi hati kepada orang yang disayangi. Di mana, ungkapan itu tanpa rayuan namun memiliki makna terdalam menghujam relung jiwa.
Adalah Anji yang mampu melakukan ini dengan baik. Lewat karya terbarunya bertajuk ‘Bidadari Tak Bersayap’, Anji mengalunkan pesan tentang arti orang yang terkasih dan disayangi hingga ajal tiba.
Single yang penuh makna ini, boleh dikatakan menjadi sekuel single sebelumnya bertajuk ‘DIA’ yang mampu mendobrak senyap industri musik di Tanah Air di tahun 2016 lalu. Dimana, Anji menjadikan tembang bertema cinta yang tak usang dimakan waktu. Terbukti hingga tahun ini, single ‘DIA’ masih disukai dan banyak diputar di seantero negeri.

Maka di tahun 2017 ini, tepatnya di bulan Mei, Anji kembali melansir karya ciptanya yang masih bertema cinta dan memuja wanita.

Namun berbeda dengan karya sebelumnya bahkan berbeda dengan karya lagu milik penyanyi lain, Anji menawarkan sesuatu yang telah lama hilang dari telinga penikmat musik. Salah satunya adalah pola bercakap-cakap di awal lagu, di mana pola seperti ini, pernah digunakan para penyanyi pada era 80-an.
Anji dengan cerdas dan jitu, mengungkapkannya lewat sebait kata-kata di awal pembuka lagu. Dia tidak bernyanyi namun berucap, berbicara. Seperti tertuang dalam ucapannya berikut:

…Kamu yang aku butuhkan
…Untuk jadi teman hidupku

Selepas prolog ini, lagu dibuka dengan dentingan piano, penyelaras lagu yang terasa ‘kawin’ dengan lirik pembuka.

Bidadari tak bersayap datang padaku
Dikirim Tuhan dalam wujud wajah kamu
Dikirim Tuhan dalam wujud diri kamu

Pada akhirnya, Anji menyempurnakan karyanya di refrain lagu yang terasa ‘menyengat’ dan mengunci telinga para pendengarnya.
Reff:

Sampai habis umurku, Sampai habis usia
Maukah dirimu jadi teman hidupku
Kau lah satu di hati, kau yang teristimewa
Maukah dirimu hidup denganku

Sukses Kedua
Tentu bukan mengada-ada jika sukses kedua akan diraih Anji. Menawarkan tembang cinta dengan kekuatan lirik dan nada. Di mana tembang ciptaan Anji ini, diaransemen secara apik oleh Ade dan Jeje Govinda. Permainan gitar berdawai nylon plus string section garapan Alvin Witarsa menambah manis tembang ‘Bidadari Tak Bersayap’. Tentunya komposisi besutan Ahmad Fredy ikut menambah bobot lagu yang digarap mastering-nya di Sage Sound, Nashville, Amerika Serikat ini.

Sementara proses syuting video klipnya sudah rampung dilakukan pada 25 & 26 Maret 2017 di Pine Hill Lembang, Jawa Barat. Di mana, Anji sendiri yang menjadi sutradaranya dan menulis ceritanya.
Yang unik dari video klip ini adalah Anji menyertakan BISINDO (Bahasa Isyarat Indonesia) sebagai unsur penting dalam video klip-nya. Semua percakapan di video klip menggunakan bahasa isyarat. Sedangkan proses belajar bahasa isyarat yang diperagakan para model klip termasuk Anji, ada di channel YouTube ‘Dunia Manji’.

Anji tengah meraih kesuksesan kedua. Ia dengan segala kedalaman karyanya adalah sebuah jawaban tentang ketulusan arti mencinta. Sebab itu, jika kamu penggemar lagu tentang asmara dan memaknai rasa itu sebagai keagungan tertinggi, maka dengarkanlah karya terbaru Anji. Salam.
Radio Maya Indonesia 2015 - . Theme images by enjoynz. Powered by Blogger.